El Loco Perlebar Peluang Indonesia

Liputan6.com, Jakarta: Peluang Indonesia melangkah ke partai puncak terbuka lebar. Pada leg pertama yang seharusnya menjadi lagi tandang, tim Merah Putih menundukkan Filipina melalui gol semata wayang Cristian El Loco Gonzales di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (16/12) malam.

Kalau boleh jujur, Indonesia bermain tak bagus-bagus amat di babak pertama. Koordinasi antarlini tidak terjalin dengan rapih meski lebih banyak menguasai bola. Peluang pertama Pasukan Garuda diperoleh El Loco pada menit ke-11 ketika tembakannya lemah saat menyambut umpan Muhammad Nasuha.

Filipina juga tak ketinggalan menebar ancaman. Lewat tembakan jarak jauh Jason Nicolas Mari Dantes di menit ke-14, kiper Markus Haris Maulana dipaksa berjibaku menepis bola. Enam menit kemudian atau di menit ke-20, kerjasama apik Irfan Bachdim, El Loco, dan Oktavnianus Maniani gagal membuahkan hasil. Sepakan Okto melambung dari sasaran.

Permainan Indonesia tetap tak bisa lepas. Markus kembali beraksi ketika tendangan jauh Philips James Placer nyaris mengelabuinya. Barulah pada menit ke-32 kerjasama yang lebih tenang dari Firman Utina dkk membuahkan hasil. Kesalahan antisipasi dari Neil Etheridge harus dibayar mahal. Umpan M. Nasuha dituntaskan El Loco yang tak terkawal.

Timnas memiliki peluan menggandakan keunggulan empat menit sebelum masa istirahat. Sayang peluang dari Irfan hanya menghasilkan sepak pojok. Hingga babak pertama usai Indonesia tetap unggul 1-0.

Selepas turun minum Indonesia tetap menjaga tempo cepat. Sedangkan Filipina tetap berhati-hati untuk keluar menyerang. Perubahan taktik diterapkan Alfred Riedl yang memasukkan Arif Suyono menggantikan Okto di menit ke-63. Lima menit kemudian giliran Bambang Pamungkas yang masuk menggantikan Irfan.

Permainan Filipina mengendur memasuki 20 menit terakhir. Sayang kondisi ini tidak dimanfaatkan anak-anak timnas. Blunder Markus yang ceroboh keluar dari sarangnya hampir membuahkan gol balasan dari Filipina di menit ke-78. Beruntung ada Maman Abdurachman yang menghalau sepakan James Younghusband.

Jatah terakhir pergantian pemain diambil Riedl dengan mamsukkan Benny Wahyudi di menit ke-87. Pergantian terpaksa diambil karena M. Nasuha tak mampu lagi melanjutkan permainan. Kedua tim tampak kecapekan dan hingga pertandingan usai skor tetap 1-0 untuk Indonesia.(DIM)

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s